Lanjutan dari Cerita keris Pusaka Dari Seluruh Indonesia 2
Keris Pusaka : Taming Sari
Keris Pusaka Tamingsari adalah salah satu dari keris yang pernah dimiliki oleh Panglima Islam Tamingsari yang berkhidmat dan mengabdikan diri kepada kerajaan Majapahit yang bukan islam, beliau ialah seorang ahli pertapaan khusus untuk menuntut ilmu jirim. Keris kepunyaan Empu Sipolan dari perguruan tanah jawa adalah milik pribadi guru Si Tamingsari si Empu Sipolan. Keris Pusaka ini telah diwariskan kepada anak murid kesayangan Empu Sipolan yakni Si Tamingsari supaya dijaga dan dipelihara oleh Tamingsari . Keris Pusaka tersebut mengandungi hikmah kekuatan untuk dibawa berperang seperti kebanyakkan keris keris lain yang boleh mengebalkan tubuh dari dapat dicederakan oleh senjata besi dan lain lain.

Keris Tamingsari telah diwafa’kan dengan cara sulit untuk diisi dengan khadam jin perang dari bangsa khadam jin perang yang kebal seperti yang ada pada kebanyakkan batu batu tertentu atau peralatan senjata lain pada zaman dahulu. Senjata ini telah direka khas oleh Empu Sipolan yang menjadi guru Tamingsari dengan pengisian hikmah kebal kulit yang boleh di cubakan pada bila bila masa tanpa menunggu saat kecemasan. Wafa’ ini sedikit berbeza dengan wafa’ tulisan kertas atau huruf huruf biasa , kesannya tidak hanya sewaktu kecemasan sahaja.
Keris Pusaka Tamingsari adalah satu satunya senjata yang boleh menyebabkan si pemakainya menjadi kebal dengan merasakan resapan halus dan kebas di seluruh tubuh serta menambahkan kekuatan tubuh untuk bergerak aktif dan tangkas selama berjam jam tanpa henti. Perkara ini tidak dapat diperolehi melalui latihan jasmani kebanyakkan tetapi hanya dapat di perolehi melalui meditasi tertentu yang dapat menyatukan gelombang gelombang tertentu sehingga dapat disatukan ke bilah senjata terpilih.
Keris Pusaka Tamingsari bukanlah sebuah keris yang dibuat dari besi sehingga ada yang mengkhabarkan diperbuat dari 99 jenis besi termasuk besi yang diambil dari kaabah, seperti sangkaan kita dan saya sendiri sebelum ini.
Sebenarnya Keris Pusaka Tamingsari diperbuat dari ‘Teras Kayu Kelor’, orang jawa menyebutnya dengan panggilan ‘Galeh Kelor’. Pokok ‘kelor’ sebenarnya menghasilkan buah yang boleh digunakan untuk merawat beberapa penyakit serius tertentu, dan ia amat dikenali oleh kebanyakkan orang jawa dan india mamak, malbari sebagai bahan perubatan tradisional yang sangat penting. Galeh atau Teras kayu ini jika umurnya telah matang dan berpuluhan tahun hidup akan mempunyai teras yang keras dan berbisa jika terkena kulit manusia mahu pun binatang dengan menggunakan beberapa kaedah tertentu. Teras kayu ini berwarna hitam pekat dan sedikit warna kekayuan.
Keris Pusaka Carubuk
Dalam satu legenda dikisahkan Sunan Kalijaga meminta tolong untuk dibuatkan Keris Pusaka coten-sembelih (pegangan lebai untuk menyembelih kambing). Lalu oleh beliau diberikan calon besi yang ukurannya sebesar biji asam jawa. Mengetahui besarnya calon besi tersebut, Empu Supa sedikit terkejut. Ia berkata besi ini bobotnya berat sekali, tak seimbang dengan besar wujudnya dan tidak yakin apakah cukup untuk dibuat keris.
Lalu Sunan Kalijaga berkata kalau besi itu tidak hanya sebesar biji asam jawa tetapi besarnya seperti gunung. Karena ampuh perkataan Sunan Kalijaga, pada waktu itu juga besi menjelma sebesar gunung.Hati empu Supa menjadi gugup, karena mengetahui bahwa Sunan Kalijaga memang benar-benar wali yang dikasihi oleh Pencipta Kehidupan, yang bebas mencipta apapun. Lantaran itu, empu Supa berlutut dan takut.
Ringkas cerita, besipun kemudian dikerjakan. Tidak lama, jadilah Keris Pusaka, kemudian diserahkan kepada Sunan Kalijaga. Akan tetapi anehnya begitu melihat bentuknya, seketika juga Sunan Kalijaga menjadi kaget, sampai beberapa saat tidak dapat berbicara karena kagum dan tersentuh perasaannya, karena hasil kejadian Keris Pusaka itu berbeda jauh sekali dengan yang dimaksudkan. Maksud semula untuk dijadikan pegangan lebai, ternyata yang dihasilkan keris Jawa (baca Nusantara) asli Majapahit, luk tujuhbelas. Sebenarnya, begitu mengetahui keindahan keris, perasaan Sunan Kalijaga agak tersentuh, oleh karena itu mengamatinya sempai puas tidak bosan-bosannya. Kemudian ia berkata sambil tertawa dan memuji keindahan Keris Pusaka itu.
Lalu Empu Supa diberi lagi besi yang ukurannya sebesar kemiri. Setelah dikerjakan, jadilah sebilah Keris Pusaka mirip pedang suduk (seperti golok atau belati). Begitu mengetahui wujud Keris Pusaka yang dihasilkan sunan Kalijaga sangat senang hatinya. keris itu disebut Kyai Carubuk. keris kyai carubuk ini akhirnya menjadi pusaka sultan hadiwijaya, bahkan sanggup mengalahkan Keris Pusaka setan kober milik arya penangsang ketika pesuruh arya penangsang melakukan percobaan pembunuhan pada sultan hadiwijaya dengan memakai Keris Pusaka setan kober
Incoming Visitor From Google Search:
keris setan kober (462)pusaka sunan kalijaga (135)Keris Kyai Sengkelat (103)pusaka keraton yogyakarta (67)keris sunan kalijaga (57)sunan kalijaga (55)KERIS MAJAPAHIT (52)keris kyai carubuk (45)keris pusaka keraton (41)Keris carubuk (39)
Please Click Like Button. Its Free and encouraged me as well :DStill Looking Something??
Read Updated Post from Email Feedburner Service
Post a Comment